Tekan tombol untuk:

Dalam Kenangan

Martin Nuh Hanan

8 Februari 2003 – 11 Juli 2026

Semboyan hidupnya adalah: “Jangan menyerah!”

Saya mengenal Martin melalui sang ayah ketika Martin masih menjadi siswa SMA yang bebas tanpa beban dan gemar berenang. Selama bertahun-tahun, saya menyaksikannya tumbuh menjadi seorang pemuda yang bertanggung jawab, penuh perhatian, dan bercita-cita tinggi.

Saya merasa mendapat kehormatan dan bahagia sekali dapat mendukung serta membantu tekad dan keinginannya untuk menguasai bahasa Inggris. Sejak tahun 2023, dengan bantuan sahabat dekat saya, Jenny Kerr, seorang guru bahasa Inggris berizin resmi, Martin belajar bahasa Inggris dengan tetap setia pada bahasa Indonesia sebagai bahasa ibunya. Baru-baru ini, Martin mulai mengikuti ujian TOEFL dan IELTS dan berhasil lulus beberapa ujian awal.

Dia terlibat membantu Dalang dalam menghadirkan sastra Indonesia kepada para pembaca di Indonesia dengan mengelola tempat penjualan buku yang diberi nama Baca Sastra. Buku-buku Dalang disimpan di kamarnya karena kami tidak memiliki tempat penyimpanan.

Setelah lulus dari Universitas Muhammadiyah di Purworejo, Martin mengalami kesulitan mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan gelar ilmu komputer yang dimilikinya. Sesuai dengan semboyan hidupnya yang tidak pernah menyerah, Martin dengan bangga menerima pekerjaan di sebuah sekolah khusus untuk anak-anak penyandang cacat. Dia membantu mengajarkan anak-anak itu keterampilan hidup yang penting, mulai dari berenang hingga perawatan diri sehari-hari. Dia menghadapi setiap tantangan, mulai dari mempelajari bahasa baru hingga mengubah arah pekerjaannya, dengan tekad dan sepenuh hati.

Martin meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan lalu lintas dengan meninggalkan banyak kenangan bagi orang-orang yang sangat mencintainya — terutama ayahnya, penulis Junaedi Setyono, ibunya Sri Wahyuni, dan adik perempuannya, Maryam Mufidah.

 

Kata perpisahan dari sang ayah….

Temon: Sebuah pertemuan buat M

 

Aku sungguh menyayangimu, anakku

namun aku percaya Tuhan lebih menyayangimu

karena telah kau tunaikan

dengan baik tugas hidupmu

kulepas kepulanganmu

dengan ucapan: selamat, anakku.

 

11 Juli 2026

Choose Site Version
English   Indonesian